Wauw.. Konstruksi Istora Papua Bangkit Lebih Baik Dibanding Istora Senayan

Bogopapua.com

BP Com JAYAPURA – Tim anggaran daerah bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan pada hari Jumat (12/06/2020) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke beberapa tempat PON 2020.

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Muhammad Musa dalam kunjungannya menjelaskan bahwa tim anggaran pemerintah daerah bersama dengan para pemimpin teknis OPD yang relevan mengunjungi beberapa tempat yang dibangun oleh pemerintah. Baik yang menggunakan APBD dan APBN.

"Sebelumnya dari Stadion Mandala melihat wisma atlet disiapkan untuk PON. Kemudian olahraga air dan lainnya di Gelora Papua Bangkit," jelasnya.

"Intinya adalah kita ingin melihat semuanya untuk memberikan informasi lengkap terkait dengan bagaimana kesiapan kita dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON," lanjut Musa kepada pers yang meliput kunjungan tersebut.

Dia melanjutkan meski PON ditunda, tetapi Provinsi Papua ingin terus mempersiapkan diri dengan lebih baik, sehingga nantinya implementasi PON bisa lebih optimal. Bahkan dalam situasi pandemi Covid-19 juga, itu menunjukkan bahwa kinerja pemerintah tidak berhenti. Pemerintah akan terus bekerja karena tidak boleh panik.

"Sebelumnya kami melihat tempat-tempat yang luar biasa, seperti akuatik, berdasarkan informasi dari rekan-rekan yang bekerja di proyek ini bahwa akuatik adalah yang terbaik, sama dengan Istora Senayan – Jakarta. Tetapi konstruksinya lebih baik untuk yang satu ini. Ini merupakan kebanggaan bagi Papua bahwa kami memiliki fasilitas olahraga yang luar biasa, "katanya.

Diharapkan bahwa Provinsi Papua akan menjadi pusat dan pusat para atlet.

Sementara itu Kepala Bappeda Papua Yohanis Walilo mengatakan pemerintah ingin melihatnya secara langsung, karena ada hubungannya dengan pemeliharaan yang direncanakan. Sehingga tidak rusak sebelum diimplementasikan.

"Setelah acara PON, kita perlu menjaga dan harus dikelola dan benar-benar mengerti, nanti dari unit teknis Departemen Olahraga kita akan merekrut orang-orang yang mengurus ini mulai sekarang," jelas Walilo.

Sehingga setelah implementasi PON, akan ada orang-orang ini untuk mengelola semua fasilitas yang menjadi aset Provinsi Papua.

"Kami memastikan bahwa dalam periode penundaan kami memiliki cukup waktu untuk memperbaiki segala sesuatunya, sehingga semuanya dapat digunakan dengan benar ketika diimplementasikan," kata mantan Sekretaris Jayawijaya itu.

Rencana Induk yang Diubah

Mengenai perubahan dalam master plan, kata PON Walilo. Masterplan ini akan segera diubah. "Ini adalah kluster dan penundaan olahraga dan ada penundaan waktu, rencana induk akan secara otomatis berubah dan juga sekarang karena pandemi Covid-19, nilai tukar dolar akan naik, jadi pasti perencanaan masa lalu seperti pembelian olahraga peralatan sudah berubah, "jelasnya.

"Itu membutuhkan penelitian, tidak bisa terburu-buru, jika sudah selesai itu akan diserahkan kembali ke PB PON untuk mengesahkannya." Dalam sekitar satu bulan, "tambahnya.

Di sisi lain Manajer Proyek Akuatik, Hapsak Panca Pamungkas, menjelaskan bahwa venue Akuatik kini telah mencapai 95,27 persen dari rencana 90 persen dan lebih cepat dari target. Di mana target selesai sesuai dengan kontrak pada bulan Juli.

"Itu hanya karena pandemi 19, jadi beberapa pekerjaan tidak dapat diselesaikan karena pembatasan akses transportasi," I Panca.

Catatan MURI?

Sementara bagian terbesarnya, yaitu Field of Play, yang meliputi arena kolam renang, pemanasan hingga papan selam semuanya bisa berfungsi dan digunakan. Demikian juga fasilitas lain berfungsi juga.

Untuk Aquatik, anggarannya sekitar Rp. 401 miliar, dengan masa pemrosesan 20 bulan sesuai kontrak dari Desember 2018 hingga Juli 2020.

Keuntungannya adalah bahwa standar internasional sesuai dengan standar FINA yang merupakan standar dalam olahraga renang di seluruh dunia. Konstruksinya sesuai dengan aturan FINA. Dan nantinya akan ada proses sertifikasi.

"Jadi kalau ada pemecahan rekor itu bisa langsung dikenali oleh FINA," katanya.

Untuk pasokan air, desainnya akan menggunakan air tanah yang akan diklarifikasi.

Untuk Istora sendiri Faris Haqqul Anwar sebagai Staf Teknis PT PP mengatakan bahwa untuk Istora Papua Bangkit sendiri nantinya akan digunakan untuk acara senam dan bisa untuk multiguna.

Keunggulan bidang permainan atau area tanah itu sendiri lebih besar dari GBK istora yang merupakan area seluas 3600 m².

Untuk kemajuan itu sendiri, ia telah mencapai 90,7 persen dari rencana kemajuan pada 88 persen. Anggaran sekitar Rp. 250 miliar. Targetnya adalah September.

Ditanya tentang nanti itu akan dimasukkan dalam catatan MURI, ia mengatakan bahwa ia akan terdaftar dari rentang kubahnya yang merupakan struktur baja dengan rentang 80 meter.

"Yang kami sampaikan kepada MURI dan belum terdaftar dan itu akan menjadi ciri khas bahwa di Papua ada bangunan keagungan ini dengan struktur baja. Kami sudah mendaftarkannya di MURI nanti setelah proses pembangunan selesai dan Covid-19 pandemi mereda, orang-orang dari MURI akan ada di sini, "kata Faris. (MG)

Pos Wauw .. Konstruksi Istora Papua naik lebih baik daripada Istora Senayan muncul pertama kali di Bogopapua.net | Portal Berita Pusat Papua & Mamberamo | Kritis & Konstruktif.